image

Tim Presentasi HuMA

image

Rahma: UUPA terus diabaikan

Pada hari ini, 15 Februari 2013, Perkumpulan HuMA melaksanakan press brief berkait dengan situasi terkini komflik Sumber Daya Alam dan Agraria. Dari sejumlah besar konflik SDA dan Agraria, kasus atau sengketa di atas lahan perkebunan adalah paling dominan terjadi. Konflik perkebunan itu sebagian besar terjadi di wilayah pulau Kalimantan di mana terbanyak konflik terjadi di Kalimantan Barat. Konflik di atas lahan perkebunan sebagian besar adalah penghadap-hadapan komunitas adat/lokal dengan pengusaha perkebunan. Di dalam setiap kasusnya selalu menghadirkan entitas negara yang justru berpihak pada pengusaha. Analisis konflik SDA dan Agraria disampaikan oleh Wiwid dan Rahma. Keduanya menjelaskan bahwa Konflik struktural agraria jauh berakar pada sistem penguasaan agraria sejak masa kolonial, dan terus dipertahankan menjadi sistem agraria yang disahkan dalam berbagai perundang-undangan sektor SDA dan Agraria. Dalam perjalanan sejarah gejolak agraria itu, UU Pokok Agraria diabaikan.

image

Dua Buku Foto HuMA

Informasi lebih lengkap dapat menghubungi  Perkumpulan HuMA

Bahan Outlook Konflik SDA dan Agraria dari HuMA dapat diunduh disini

Bahan Presentasi Rahma Mary, HuMA dapat diunduh disini

Bahan Presentasi Nia, RMI dapat diunduh disini